Selasa, 23 Agustus 2016

Melirik Harga Karung Goni

Harga Karung Goni


Harga karung goni sangat bervariasi mulai dari harga belasan ribu sampai harga di tiga puluh ribu lebih per satu yard nya. Mengapa itu bisa terjadi, tak lain karena pertama-tama komoditas ini harus di import dari luar, umumnya dari Bangladesh atau negara lain yang secara tradisional sudah memproduksi karung goni sejak puluhan tahun. Dalam hal inilah kita ketinggalan karena saat ini tak satu pun pabrik gobi di Indonesia.

Faktor lain adalah keuntungan importir yang karena prosedurnya mungkin berbelit dan banyak syarat menjadikan kalkulasi harga dalam ongkos meng-import menjadi tinggi, walhasil harga karung goni juga menjadi tinggi. Ini wajar-wajar saja karena tidak ada pengusaha yang mau rugi, cuma ujung-ujungnya konsomen lah yang terbebani.

Kalau untuk kebutuhan craft atau fashion atau dekorasi, karung goni dengan harga yang cukup tinggi mungkin masih bisa masuk di kalkulasi karena untuk komoditas seperti ini margin keuntungannya cukup lumayan. Tapi kalau sudah menyangkut kebutuhan untuk kemasan hasil industri pertanian atau perkebunan yang membutuhkan karung goni dalam jumlah banyak, ini menjadi persoalan. Karena selisih harga seribu rupiah saja dari satu pcs akan menjadi terasa berat karena di kalikan jumlah yang besar bahkan bisa sampai jutaan pcs.

Dalam hal ongkos kirim juga biasanya menjadi pertimbangan konsumen karena bobot goni ini lumayan berat sehingga biaya kirim bisa menjadi mahal, apalagi kalau dikirim ke luar pulau dengan waktu yang berhari-hari, tentunya ini memerlukan biaya yang lebih besar. Padahal komoditas perkebunan/pertanian kita yang di ekspor tak sedikit adanya di luar pulau jawa. Walau hasil panen bagus dan harganya bisa bersaing, biasanya mentok di harga karung goni yang tinggi.

Tuntutan pasar Eropa dan Amerika biasanya untuk produk-produk pertanian dan perkebunan adalah penggunaan bahan kemasan yang natural. Dan karung goni adalah pilihan satu-satunya. Celakanya di kita sudah tidak ada lagi pabriknya dan terpaksa kita meng-importnya dari luar. Maka kemampuan bersaing kita menjadi lemah karena urusan packing ini, yang kalau saja bisa di tekan murah niscaya komoditas perkebunan/pertanian kita bisa bersaing dengan negara lain.

Maka dari itu harga karung goni saat ini buat sementara orang mungkin agak-agak lucu. Ada selisih harga yang cukup mencolok dari penjual satu dengan penjual lainnya. Tak lain itu tadi sebabya, bahwa permainan harga di mulai dari produsennya sampai ke importir dan lalu ke pengecer. Kemampuan kita dalam menekan harga biasanya di tentukan juga oleh kesempatan meraih keuntungan yang besar. Maka hati-hatilah jika membeli karung goni, pertimbangkanlah dari berbagai segi sehingga kita dapat harga yang sewajarnya.

Kedepan mudah-mudahan harga karung goni bisa di buat lebih murah jika banyak faktor pendukungnya bisa bersinergi. Mulai dari negosiasi harga dengan produsen, pemangkasan biaya-biaya import serta biaya transportasi yang semakin murah. Dengan demikian importir juga bisa menjual lebih murah lagi kepada pengecernya.


Perhatikan juga :